Faktor Ekonomi Jadi Pemicu Pidana

Faktor-Ekonomi-Jadi-Pemicu-Pidana

Kaltimtribratanews.com – Kapolda Kaltim Irjen Pol Safaruddin menekankan pada perusahaan di Kaltim agar memperhatikan warga sekitar. Di antaranya soal lapangan pekerjaan.

Ini bisa berimbas, perusahaan dapat meraih keuntungan di kemudian hari. Meskipun warga tak punya ketrampilan dan pendidikan rendah, tetap bisa diberdayakan.

“Kalau mereka dilibatkan, tentunya sangat membantu,” pesan Kapolda saat tatap muka bersama puluhan perusahaan obyek vital nasional di Mapolda Kaltim, Jalan Syarifudin Yoes, Balikpapan, pagi kemarin.

Faktor Ekonomi Jadi Pemicu Pidana-

Cara ini bisa menekan, masyarakat sekitar perusahaan melakukan kegiatan seperti unjuk rasa, pengancamanan dan lainnya. “Penyebabnya rata-rata faktor ekonomi, kalau mereka dipekerjakan, tentu hal tersebut tidak terjadi,” paparnya.

Termasuk pula, membangun fasilitas di lingkungan. Contohnya, di suatau desa tak jauh dari perusahaan tidak ada kamar mandi umum, sarana kesehatan jauh dan lainnya.

“Kan bisa dibangunkan dan disiapkan semua saranan tersebut, perusahaan ngga mungkin rugi,” ucap mantan Wakabaintelkam Mabes Polri itu.

Sejumlah perusahaan bergerak bidang tambang, minyak, gas, perkebunan kelapa sawit, yang datang memenuhi undangan sinergitas keamanan ini seperti PT Pertamina, Total Indonesie, PT Chevron, Kaltim Prima Coal (KPC), Kideco Jaya Agung dan Pupuk Kaltim.

Permasalahan seputar ganti rugi tanah antar masyarakat dan perusahaan juga kerpa terjadi. Sehingga, terjadi unjuk rasa, penutupan jalan perusahaan, kendaraan disita dan lainnya.

“Kalau masih bisa dibicarakan, pasti ada jalan keluar,” ungkapnya. Namun, ketika ada masyarakat atau perusahaan yang menyalahi aturan hingga pidana, jenderal bintang dua ini tak segan-segan menindak.

“Kalau sudah perbuatan pidana, pasti saya tindak,” tegasnya.

(aim/Humas Polda Kaltim)

KOMENTARI

Please enter your comment!
Please enter your name here